Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab dan Polres Tubaba Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Sumatera

Rabu, 31 Des 2025

Dibaca 179 Kali

Kominfo.tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Polres Tubaba menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama di Aula SAR Mapolres setempat, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai momentum refleksi pergantian tahun sekaligus aksi solidaritas bagi korban bencana alam yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.


​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, Ketua DPRD Tubaba, Busroni, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., serta jajaran Forkopimda dan tokoh-tokoh lintas agama.

Dalam sambutannya, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni menegaskan bahwa doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan bangsa. Ia juga menyoroti pentingnya nilai toleransi yang menjadi kekuatan masyarakat di Kabupaten Tubaba.

"Kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai persatuan dan kerukunan umat beragama yang menjadi kekuatan kita, khususnya di Tubaba. Di sisi lain, kita juga berdiri di sini dengan rasa empati yang mendalam atas musibah banjir dan longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumbar, dan Sumut," ujar AKBP Sendi Antoni.

Menyikapi dinamika cuaca ekstrem di penghujung tahun, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kewaspadaan. Polres Tubaba telah menyiagakan personel serta mendirikan Posko Siaga Bencana guna mengantisipasi situasi darurat di wilayah hukum setempat.


​"Kami sudah menyiapkan posko siaga bencana di titik strategis. Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif dalam mitigasi bencana dan tidak mudah terpengaruh isu hoaks yang meresahkan," tambahnya.


Terkait perayaan malam pergantian tahun, pihak kepolisian secara tegas mengimbau masyarakat agar merayakannya dengan sederhana. Berdasarkan instruksi pemerintah pusat, penggunaan kembang api dan petasan sangat tidak dianjurkan.


​"Kami meminta masyarakat menghindari penggunaan petasan atau kembang api karena berpotensi memicu kebakaran, kecelakaan, dan gangguan keamanan. Mari kita jadikan pergantian tahun ini sebagai sarana introspeksi dan memperkuat solidaritas sosial," tegas Kapolres.


​Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama yang secara bergantian memohon perlindungan bagi Kabupaten Tubaba dan keselamatan bagi seluruh wilayah Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tali asih kepada anak-anak yatim.

Diposting oleh Richard
Dinas Komunikasi dan Informatika